Nganjuk  - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 890.809 pemilih untuk pemilihan kepala daerah yang rencananya berlangsung 12 Desember 2012.

Ketua KPU Kabupaten Nganjuk Juwahir, Sabtu mengemukakan, jumlah pemilih itu telah ditetapkan oleh KPU untuk pilkada. Jumlah itu juga lebih sedikit jika dibandingkan dengan daftar pemilih sementara (DPS) yang mencapai 899.909 pemilih.

"Kami sudah tetapkan DPT pilkada. Untuk saat ini, kami meneruskan untuk agenda lain, seperti penetapan calon kepala daerah serta pengundian nomor urut," ucapnya.

Untuk DPT, lanjut dia, terdapat sejumlah daerah yang jumlah pemilihnya cukup banyak di antaranya di Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk yang jumlah DPT-nya mencapai 95.513 pemilih, Kecamatan Loceret dengan 60.820 pemilih, dan Kecamatan Rejoso dengan 57.758 pemilih.

Selain itu, terdapat sejumlah daerah yang terendah di antaranya di Kecamatan Ngluyu dengan 11.580 pemilih, Kecamatan Jatikalen dengan 16.659 pemilih, dan Kecamatan Wilangan dengan 24.612 pemilih.

Juwahir menyebut, daerah yang jumlah pemilihnya banyak itu dimungkinkan karena masih masuk wilayah perkotaan, sementara daerah yang jumlah pemilihnya lebih sedikit karena secara geografis terletak di daerah perbukitan.

Walaupun begitu, Juwahir menyebut, untuk distribusi logistik akan terus dimaksimalkan, termasuk di daerah yang secara geografis di daerah terpencil. Saat ini, logistik untuk pilkada sudah disiapkan. Untuk kotak suara sudah dihitung dan tinggal merangkai, sementara untuk logistik lain seperti kartu suara, kartu pemilih sudah dalam proses tender oleh pemkab.

"Logistik sudah kami siapkan, termasuk untuk kotak suara dan biliknya sudah disiapkan sekitar 2.000 unit, sementara untuk kartu pemilih masih dalam proses tender, tapi yang mengurus masalah tender pemkab," papar Juwahir.

Untuk penetapan pasangan calon pasangan yang ikut pilkada, Juwahir mengatakan akan dilakukan pada 22 Oktober, sementara untuk pengundian nomor urut rencananya diselenggarakan pada 24 Oktober 2012.

Pilkada Nganjuk diikuti enam pasangan calon bupati dan wakil bupati yang sudah mendaftarkan diri. Mereka adalah dua pasangan yang maju lewat jalur perseorangan dan lainnya dari partai politik.

Dua pasangan yang maju perseorangan itu adalah Nyono Joyo Astro dan Saiful Anam serta pasangan Yusmanto dan Gatot Nursalim.

Sementara, pasangan yang maju lewat jalur partai politik ialah Taufiqurrahman dan Abdul Wachid Badrus (PDIP dan PKB), Suci Purnomo dengan Djainali Isqak (Partai Patriot dan PKNU), Siti Nurhayati dengan Sumadi (Partai Golkar, PKPB, PKS, dan Partai Kedaulatan), dan KPH Pied Yudianto dengan Basuki (Partai Demokrat, PAN, Partai Gerindra, Partai Hanura).